JAKARTA: Pemerintah akhirnya memilih opsi merger PT Kimia Farma Tbk dan PT Indofarma Tbk. Nilai pasar gabungan dua BUMN farmasi itu diperkirakan mencapai Rp5 triliun, dan total aset Rp2 triliun.
Direktur Utama Kimia Farma Sjamsul Arifin mengatakan proses merger akan memerlukan waktu 6 bulan hingga 9 bulan dan diharapkan efektif pada kuartal I/2010.
"Dengan menggabungkan dua perusahaan ini diharapkan mampu menambah kemampuan bisnis perseroan. Kami akan mengembangkan empat lini bisnis dalam holding ini, yaitu sektor industri kimia, industri farmasi, distribusi, serta ritel," tuturnya dalam jumpa pers kemarin.
Baca selengkapnya di Bisnis Indonesia
Direktur Utama Kimia Farma Sjamsul Arifin mengatakan proses merger akan memerlukan waktu 6 bulan hingga 9 bulan dan diharapkan efektif pada kuartal I/2010.
"Dengan menggabungkan dua perusahaan ini diharapkan mampu menambah kemampuan bisnis perseroan. Kami akan mengembangkan empat lini bisnis dalam holding ini, yaitu sektor industri kimia, industri farmasi, distribusi, serta ritel," tuturnya dalam jumpa pers kemarin.
Baca selengkapnya di Bisnis Indonesia

Tidak ada komentar:
Posting Komentar